Beberapa buku yg saya punya adalah buku-buku tentang Mental Models, berisi panduan untuk berpikir.

Salah satu topik paling ngena adalah The Map is Not The Territorry: Peta bukan wilayahnya.

Bisa diibaratkan kamu ingin mencapai sebuah tempat, diberikanlah sebuah peta tua. Di peta tersebut ditunjukkan ada belokan ke kanan setelah lapangan. Ketika kamu berada di posisi tersebut, ternyata lapangannya sudah berubah menjadi pusat pertokoan.

Di kondisi waktu itu, kenyataannya adalah tidak ada lapangan. Hanya ada kawasan pertokoan. Ketika kamu ingin mencapai sebuah tujuan, tidak ada gunanya mempermasalahkan bahwa di peta-mu lokasi itu adalah sebuah lapangan. Realitas sekarang adalah lokasi belokan itu ada di sebelah kawasan pertokoan.

Itulah kenapa beberapa hal yg tertulis di blog ini bisa jadi akan tidak relevan.

Ketika kamu menemukan hal-hal yg sudah tidak relevan lagi, ingat, The Map is not the Territory.